Detail Cantuman Kembali

XML

pengaruh pemberian saponin pada dosis dan salinitas yang berbeda terhadap mortalitas ikan mujair (Oreochromis mossambica)


Pembudidaya tambak udang mempunyai salah satu faktor kendala diantara lain hama dan penyakit. Hama penyaing adalah hewan air yang ikut hidup di dalam tambak dan ikut memperebutkan makanan udang sehingga terjadi persaingan, tanaman akasia mengandung saponin, efek saponin dari tanaman akasia dapat membuat ikan pingsan hingga mati tanpa mengakibatkan kematian pada udang. Tinggi rendahnya salinitas (kadar garam) dalam perairan juga berpengaruh terhadap efektifitas dari saponin. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Eksperimental.Prosedur penelitian dimulai dari persiapan media pemelihraan, persiapan bahan, pembuatan media salinitas, dosis tertentu dan pengisian ikan. Kemudian data akan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS.Perlakuan salinitas 150/00 pada dosis 15 ppm pengamatan jam ke -72 mampu membunuh ikan sebanyak 100%, hal ini menunjukan bahwa perlakuan tersebut merupakan perlakuan terbaik dari empat perlakuan yang dilakukan oleh peneliti. Semakin tinggi salinitas dan dosis maka akan semakin meningkatkan efektifitas toksisitas saponin terhadap mortalitas ikan. Dosis saponin dengan konsentrasi (0 ppm, 5 ppm, 10 ppm, 15 ppm) dan salinitas (00/00, 50/00, 100/00, 150/00) memberikan pengaruh sangat nyata (berbeda sangat nyata) pada perlakuan salinitas karena nilai probabilitasnya 0,002 < 0,01,. Pada perlakuan dosis memberikan pengaruh nyata (berbeda nyata) karena nilai probabilitasnya 0,028 < 0,05
Kiki Rizki Ananda - Personal Name
Nuhman - Personal Name
Is Yuniar - Personal Name
625.15.11 Kik p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2015
Surabaya
xii, 56 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...